Partly Clouds

Large field with cloud in the sky.

In the morning

Backyard on the edge of the river with boats.

Perfect City

Structuring a city full of warmth.

Future House

Romantic with beauty garden.

Angle of beauty city

Lights illuminate the city.

Kamis, 16 Mei 2013

Al-Kindi (Matematikawan Islam)

Al-Kindi

          Al-Kindi dilahirkan di Kufah tahun 185 H/801 M dan meninggal di Baghdad tahun 256 H/ 869 M. Ia adalah filsuf besar pertama Arab dan Islam. Nama lengkapnya adalah Abu Yusuf Ya’qub bin Ishak bin Sabah bin Imran bin Ismail bin Muhammad bin al-Asy’ats bin Qais al-Kindi. Nama al-Kindi berasal dari nama salah satu suku arab yang besar sebelum Islam, yaitu suku Kindah. Ayahnya bernama Ibnu as-Sabah pernah menjabat sebagai gubernur Kufah pada masa al-Mahdi (755–785 M) dan Harun al-Rasyid (786–809 M). Kakeknya, Asy’ats bin Qais, dikenal sebagai sahabat Nabi Muhammad SAW. Kalau nasabnya ditelusuri, al-Kindi juga keturunan Ya’rib bin Qathan yang berasal dari daerah arab bagian selatan dan dikenal sebagai raja di daerah Kinadah.

Mengenai pendidikannya di waktu kecil dan guru-gurunya yang telah mengajar ilmu pengetahuan sampai kini tidak diketahui dengan jelas. Tetapi sebagai seorang yang tumbuh dan dibesarkan di Kufah yang merupakan pusat perkembangan ilmu, khususnya ilmu kimia, dan dibarengi dengan kecerdasan dan semangatnya dalam menggali ilmu pengetahuan, maka tidaklah mengherankan bila al-Kindi berhasil menguasai banyak ilmu pengetahuan. Ada suatu riwayat menyebutkan bahwa ia pernah tinggal di Basrah dan belajar di Baghdad ketika ia telah dewasa, serta mendapat lindungan dari Khalifah al-Ma’mun (813–833 M) dan Khalifah Mu’tasim (833–842 M). Sebagai orang yang beraliran Mu’tazilah, maka ia mulai belajar filsafat di Baghdad, dan pada masa itu adalah masa penerjemahan buku-buku yunani dan al-Kindi juga turut aktif dalam gerakan penerjemahan itu.
Al-Kindi hidup di peristiwa mihnah yang memperdebatkan tentang kemakhlukan al-Quran. Dan ia mengadopsi pemikiran Mu’tazilah. Dan ia juga banyak berhubungan dengan khalifah diwaktu itu,khususnya al-Mu’tashim khalifah kedua bani ‘Abbas yang beraliran Muktazilah yang menjadikan Aqidah resmi bagi pemerintahan. Al-Kindi adalah fisuf yang berbangsa arab dan dipandang sebagai filsuf muslim pertama. Memang, secara etnis al-Kindi lahir dari keluarga berdarah arab yang berasal dari suku Kindah, salah satu suku besar dari daerah jazirah arab selatan. Di antara kelebihan al-Kindi adalah menghadirkan filsafat yunani pada kaum muslimin setelah terlebih dahulu meng-Islamkan pikiran-pikiran asing tersebut. 
Al-Kindi telah menulis hampir seluruh ilmu pengetahuan yang berkembang pada saat itu. Tetapi di antara dari sekian banyak ilmu, ia sangat menghargai matematika. Hal itu disebabkan karena matematika bagi al-Kindi adalah mukadimah bagi siapa saja yang ingin mempelajari filsafat. Mukadimah itu begitu penting sehingga tidak mungkin bagi seseorang untuk mencapai keahlian dalam filsafat tanpa terlebih dahulu menguasai matematika. Matematika disini meliputi tentang bilangan, harmoni, geometri, dan astronomi. Tetapi yang paling utama dari seluruh cakupan matematika disini adalah ilmu bilangan atau aritmatika karena jika bilangan tidak ada, maka tidak akan ada sesuatu apapun. Disini kita bisa melihat samar-samar pengaruh filsafat Pitagoras. 
Dalam matematika, ia menulis empat buku tentang sistem bilangan dan meletakkan dasar dari sebagian besar aritmatika modern. Tidak diragukan sistem angka Arab sebagian besar dikembangkan oleh al-khawarizmi, tetapi al-Kindi juga membuat kontribusi yang kaya untuk itu. Dia juga memberikan kontribusi untuk geometri bola untuk membantu dirinya dalam studi astronomi. Ia telah menghasilkan beberapa buku mengenai sistem penomoran, yang kemudian menjadi dasar aritmatika modern. Selain itu, al-Kindi juga memberikan kontribusi besar dalam bidang geometri bola, bidang yang sangat mendukungnya dalam studi astronomi. Bersama al-Khawarizmi dan Banu Musa bersaudara, ia diberi tugas menerjemahkan karya-karya filosof Yunani dalam bahasa Arab oleh Khalifah al-Makmun. 
Dalam kimia, ia menentang gagasan bahwa logam dasar bisa diubah menjadi logam mulia. Berbeda dengan pandangan alkimia yang berlaku, ia tegas bahwa reaksi kimia tidak bisa membawa transformasi elemen. Dalam fisika, ia membuat kontribusi kaya untuk optik geometri dan menulis buku tentang itu. Buku ini kemudian dengan pedoman yang disediakan dan inspirasi bagi ilmuwan terkemuka seperti Roger Bacon. 
Dalam pengobatan, kontribusi utamanya terdiri dari fakta bahwa ia adalah orang pertama yang secara sistematis menentukan dosis untuk administrasi yang terdaftar dari semua obat yang dikenal pada waktu itu. Hal ini diselesaikan pandangan benturan-ting yang berlaku di antara dokter pada dosis yang menyebabkan kesulitan dalam menulis resep. 
Sangat sedikit yang diketahui pada aspek ilmiah musik di zamannya. Ia menunjukkan bahwa berbagai catatan yang bergabung untuk menghasilkan harmoni, memiliki lapangan khusus masing-masing. Dengan demikian, catatan dengan terlalu rendah atau terlalu tinggi pitch yang adalah non-pleatant. Tingkat harmoni tergantung pada frekuensi catatan, dll Ia juga menunjukkan kenyataan bahwa ketika suara diproduksi, itu menghasilkan gelombang di udara yang menyerang telinga-drum. Karyanya berisi notasi dalam menentukan pitch. 
Dia adalah seorang penulis yang produktif, jumlah buku yang ditulis oleh dia adalah 241, yang menonjol antara yang dibagi sebagai berikut: 
Astronomi 16, Aritmatika 11, Geometri 32, Kedokteran 22,Fisika 12, Filsafat 22,
Logic 9, Psikologi 5, ar, d Music 7.

Filsafat al-Kindi adalah mencari kebenaran dengan menggunakan filsafat merupakan usaha paling tinggi dan mulia terutama tentang filsafat metafisika yaitu guna mengetahui kebenaran. Sebab kebenaran dari segala kebenaran yaitu yang maha satu / Allah. 
Corak dan bentuk filsafat al-Kindi tidak banyak diketahui karena buku-bukunya tentang filsafat banyak yang hilang. Baru pada zaman belakangan, para peminat filsafat menemukan kurang lebih 20 risalah al-Kindi dalam tulisan tangan. Mereka yang berminat besar menelaah filsafat Islam, baik kaum orientalis barat maupun orang-orang Arab sendiri, telah menerbitkan risalah-risalah tersebut. Dengan demikian, orang mudah menemukan kejelasan mengenai posisi dan paham al-Kindi dalam filsafatnya. Menurut al-Kindi, filsafat adalah pengetahuan kepada yang benar (knowledge of truth). Al-Quran yang membawa argumen-argumen yang lebih meyakinkan dan benar tidak mungkin bertentangan dengan kebenaran yang dihasilkan filsafat. Bertemunya agama dan filsafat dalam kebenaran dan kebaikan sekaligus menjadi tujuan dari keduanya. 
Dengan demikian, menurut al-Kindi, orang yang menolak filsafat berarti mengingkari kebenaran. Dia mengibaratkan orang yang mengingkari kebenaran tersebut tidak jauh berbeda dengan orang yang memperdagangkan agama, dan orang itu pada hakekatnya tidak lagi beragama karena ia telah menjual agamanya. Pada beberapa hal, al-Kindi sependapat dengan filosof terdahulunya seperti Plato dan Arisoteles. Namun, dalam hal-hal tertentu, al-Kindi mempunyai pandangannya sendiri. 
Para sejarawan sepakat untuk menempatkan al-Kindi sebagai seorang muslim pertama yang mempelajari filsafat. Selain seorang filosof, al-Kindi juga dikenal juga sebagai penerjemah terbaik di masanya. Sepeninggal al-Kindi, muncullah filosof-filosof muslim kenamaan yang terus mengembangkan filsafat. Di antara mereka adalah Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, dan Muhammad Iqbal. 
Menurut George Atiyeh karya-karya tulis Al-Kindi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan mencapai sebanyak 270 risalah. Risalah-risalah itu, baik oleh Ibnu Nadim maupun Qifthi, dikelompokkan dalam 17 kelompok, yaitu: 1. Filsafat, 2. Logika, 3 . Ilmu hitung, 4. Globural, 5. Musik, 6. Astronomi, 7. Geometri, 8. Sperikal, 9. Medis, 10. Astrologi, 11. Dialektika, 12. Psikologi, 13. Politik, 14. Meteorologi, 15. Dimensi, 16. Benda-benda pertama, 17. Spesies tertentu logam dan kimia.

Selasa, 14 Mei 2013

Jagalah Dia Untukku


Pagi Bekasi, aku membuka jendela kamarku. Malam telah berganti pagi, menyisakan embun pagi yang akan segera hilang tertelan hangatnya mentari. Kicauan burung terdengar mengalun, memberikan keindahan pagi ini. Sebentar membantu kedua orangtua menyiapkan sarapan kemudian bergegas mandi untuk pergi ke sekolah.
Fazriyah Azzahra. Aku gadis yang shalehah, terlahir dari keluarga yang harmonis dan berkecukupan. Walaupun aku bukan terlahir dari keluarga seorang ustad atau ustadzah, bukan juga keluaran pesantren, tapi aku bisa menjadi penyemangat ibadah keluargaku.
Jarum jam tanganku sudah menunjukkan pukul 06.30 pagi. Setelah menyantap sarapan buatan mamah, segera aku melangkah menuju sekolah. Aku menyusuri lorong sekolah menuju kelas namun sebelumnya aku harus melewati perpustakaan, laboratorium dan ruang guru.
“Gubrak..!!” Aku menabrak sesuatu dihadapanku membuat semua buku-buku genggamanku terjatuh. Siapakah sosok yang kutabrak ini, mencoba menoleh ke arahnya. Nampaknya seorang pria tinggi, berkulit putih dan shaleh.
“Hati-hati yah..” ucapnya melepas senyum dari bibirnya.
Aku menatap wajahnya dalam-dalam. Bibirku berat untuk berucap, seperti ada sebuah sengatan listrik yang menyambar tubuhku, terutama hati ini. Nafasku begitu berat.
“Kamu gak apa-apa kan?” tanyanya menyadarkan lamunanku.
“Gak kok” seraya membungkuk memunguti buku-bukuku yang terjatuh. Kulanjutkan langkahku. Namun masih terbayang sosok pria tadi. *teeng* suara bel mengagetkan lamunanku. Lalu aku dengan tergopoh-gopoh berlari menuju kelasku.
“Assalamu’alaikum Faz, kau telat lagi, Pak Bahri pelajaran pertama loh” Sapa Kheisya, teman sebangku ku.
“Waalaikumsalam Sya. Hehe.. Tadi ada gangguan pas kesini” Jawabku. Entah kenapa aku masih belum ingin menceritakan soal kejadian tadi kepada sahabatku ini. Mungkin aku perlu menenangkan diri sebentar. Selama pelajaran Pak Bahri, aku masih melamunkan sosok pria itu. Siapakah pria itu?
*****
Angin di pagi itu berhembus sangat pelan. Sementara suara-suara kesibukkan terasa terdengar ke telinga. Tak lupa, aku ucap syukur kepada Allah, karena aku masih diberikan anugerah untuk bisa membuka mata kembali dan menikmati indahnya alam ini.
“Selamat pagi mah..” Kudekati mamah yang sedang memasak nasi goreng untuk sarapanku. Kucium keningnya.
“Selamat pagi anakku tersayang, tumben pagi ini ceria sekali” Aku hanya balas dengan senyuman. Pagi ini terasa ada yang mengganjal di hati.
*****
Di sekolah aku bercerita kepada Kheisya tentang kejadian soal kemarin.
“Assalamu’alaikum Kheisya” Aku segera menyapa Kheisya yang sedang duduk sambil melihat ke luar jendela.
“Wa’alaikumsalam Fazriyah” Ia melontarkan senyum lesung pipitnya kepadaku.
Kemudian aku menyimpan tasku di atas meja, duduk di sebelah Kheisya, lalu terdiam sejenak. “hahhh…” Aku menarik nafas panjang untuk melepas lelahku berjalan dari rumah sampai ke kelas ini. Suasana ruang kelas yang berisik seakan telah menjadi senandung rutin tiap harinya. Disudut depan kanan sana, sudah banyak yang bergossip, sedangkan di sudut belakangnya mereka sibuk mengerjakan tugas yang belum terselesaikan di rumah atau memang mereka lupa mengerjakannya. Entahlah.
“Sya, kemarin aku bertemu dengan pria yang tampan dan shaleh. Ia menabrakku saat keluar dari ruang guru. Apa kamu kenal sama dia?”
“Ouh iya katanya ada kabar kalau di sekolah kita ada anak baru, namanya Fatih, dia anak XII 4. Dia seorang pemuda yang tekun beribadah, rajin mengaji, tidak banyak cakap tapi pekerja keras, kalau kata iklan sih ‘talk less do more’ hehe..” Aku mendengarkan dengan teliti, Kheisya menceritakan tentang Fatih panjang lebar. Heran, dia dapat info sebenyak itu dari siapa?
*****
Bel istirahat berbunyi, murid-murid pun berjalan menuju arah kantin. Aku dan Kheisya pun begitu. Tiba-tiba saja mataku terbelalak tertuju ke arah pria yang sedang duduk di meja kantin pojok sana.
“Kheisya, temani aku menemui kak Fatih yuk”
“Boleh, tapi jangan lama-lama yah, perut aku udah kerocongan nih” tukasnya. Dengan jalan perlahan aku datangi kak Fatih yang sedang duduk.
“Kak, maaf soal kemarin pagi. Saya tidak sengaja” Kataku.
“Oh, yang kemarin itu, gpp kok, lupain aja itu ketidaksengajaan”
“Kalau boleh tau nama kakak siapa?”
“Saya Fatih, kelas XII 4”
“Saya Fazriyah kelas XI 2. Salam kenal ya kak” Lalu aku dan Kheisya bergegas pergi dari tempat kak Fatih berada.
Hatiku berbunga-bunga, rasanya bahagia bukan kepalang. Aku seperti mendapat sebuah hadiah terindah karena aku bisa berkenalan dengannya. Duduk bersandar di bangku taman sambil menikmati snack yang baru saja kubeli di kantin bersama sahabatku Kheisya. Kebiasaan inilah yang kulakukan menghabiskan jam istirahat.
*****
Diketika hari mulai meredam, mentari hanya tersenyum sedikit saja. Aku masih terdiam tanpa kata, karena masih memikirkan pemuda itu. Aku merasa hal ini adalah yang paling bodoh yang dirasakan olehku.
Saat itu juga aku mencoba hempaskan tubuhku yang lunglai diatas kasur. Sejenak melepas penat di kepala. Kak Fatih memang sangat taat beribadah termasuk dalam menjaga hatinya dari cinta yang belum waktunya. Memang kak Fatih dambaan semua wanita terutama aku.
“Subhanallah, pemuda itu tampan sekali shaleh pula, tapi sayang aku bukan siapa-siapanya dan tidak berhak memandangnya terlalu lama.” Kataku dalam hati. Hari demi hari akhirnya aku kenal dan akrab dengan kak Fatih karena setiap acara pengajian kami selalu bertemu.
Aku senang karena bisa akrab dengan kak Fatih, tapi aku selalu berusaha menetralisir hatiku karena aku belum berani mengubah rasa senang ini menjadi cinta. Aku punya anggapan bahwa berani mencintai harus berani menikah sehingga cinta itu bisa terjaga dari godaan syaiton, sedangkan aku merasa belum siap untuk menikah.
Aku berdo’a meminta pada Allah, “Ya Allah, aku menyukai seorang lelaki bernama Fatih, tapi demi menjaga hatiku agar selalu tetap mencintai-Mu, agar bisa jauh dari nafsu semata, Jangan dekat-dekat dengan zina aku belum berani mencintainya, karena saat ini aku belum siap menjadi halal baginya. Semua ini aku lakukan karena cintaku pada-Mu jauh lebih besar. Maka dari itu aku menitipkan dia pada-Mu, semoga Engkau masih menjaganya untukku, jadikan dia jodoh yang baik bagiku. Saat ini aku ingin mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik untuknya. Semoga Engkau meridhoi niat baikku ini. Aamiin”
*****
Hari demi hari tidak ada hubungan spesial antara aku dan kak Fatih, tidak ada komunikasi yang berarti kecuali masalah-masalah mengenai kegiatan masjid. Hingga saatnya perpisahan kelas XII tiba. Kemudian handphoneku berdering tanda SMS masuk, isinya seperti ini:
From : Kak Fatih
Assalamu’alaikum.. Fazriyah tunggu aku hinga batas waktunya tiba
           
             Aku bingung, apa sebenarnya maksud dari SMS itu. Sempat ku balas:
To : Kak Fatih
Waalaikumsalam. Batas waktu? Maksudnya? Menunggu untuk apa?

             Namun tak ada jawabnya lagi. Aku pun tidak terlalu memikirkannya dan fokus dengan belajar untuk masa depanku.
             *****
          (7 tahun kemudian) Pada hari itu, terdengar pintu rumahku diketuk. Aku sudah lulus kuliah bidang kedokteran. Segera ku bukakan pintu dan betapa kagetnya aku ketika melihat kak Fatih bersama temannya mengunjungi rumahku.
            “Assalamu’alaikum”
            “Waalaikumsalam”
            “Faz bisa ganggu sebentar?”
            “Iya boleh, ada apa kak?”
            “Ada yang mau saya bicarakan”
            “Oh boleh, silahkan masuk saja”
            “Terimakasih”
            Saya memanggil ayahku untuk menemaniku menerima tamu yang bukan muhrim. Saat itu Fatih telah menjadi seorang pengusaha fashion muslim.
           “Emmmm, gini Faz saya kesini mau mengatakan sesuatu” Kak Fatih berkata dengan suara bergetar dan gugup.
            “Menyampaikan apa kak?”
            “Saya kesini ingin melamar kamu Faz”
            “Tujuan membentuk bahtera keluarga kakak apa?”
            “Insyaallah saya ingin memiliki keluarga sakinah mawadah warohmah yang taat pada Allah, berada di bawah naungan jalan dakwah”
        Setelah aku berbincang cukup lama dengan keluargaku, maka aku memutuskan untuk menerima lamaran kak Fatih. Ternyata dalam kebahagiaan mendengar putusan itu, kak Fatih tersenyum kecil kepadaku. Cara ia melihat tak bisa menyembunyikan rasa kebahagiaan yang terpancar wajahnya.
            “Alhamdulillah ya Allah, impian yang tak mungkin rasanya kudapatkan, ternyata dengan izin-Mu aku bisa mendapatkan orang yang aku sukai karena-Mu. Engkau mengabulkan segala do’a-do’aku” Kataku dalam batin.
           Bahkan cara aku dan kak Fatih bertemu pun suatu kisah yang tak bisa diduga dan ditebak, tak sangka dalam diam aku dan kak Fatih telah jatuh hati.
            Malam harinya, aku tak bisa tertidur karena terbayangkan bagaimana kak Fatih bisa menjadi calon suamiku. Anehnya lagi, tak sediktpun aku menyadari kalau kak Fatih menyukaiku.
            *****
           Tepat di pagi hari nan cerah, jarum jam telah berada di posisi angka sepuluh, aku dan kak Fatih resmi menikah.
         “Alhamdulillah, aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini dan akhirnya Allah mempertemukan cinta dan kasih sayang kita. Semoga keluarga kita selalu mendapat Ridho dari-Nya” Dengan meneteskan air mata aku mengatakan di depan suamiku tercinta.
           “Aamiin.. Jadilah istri yang shalehah buatku” lalu suamiku mengecup keningku untuk pertama kalinya.
Betapa bahagianya hati ini ketika merasakan kemesraan yang sebenarnya. Hati kami selama ini sama-sama terjaga hingga akhirnya dipersatukan di dalam ikatan yang suci, dibawah ridho Allah, sah dimata manusia, sah dimata Allah.

TAMAT

Jumat, 21 September 2012

Kura-kura (Bagian 2 - Makanan)


  • Pemberian Pelet


Ada banyak opini dan saran mengenai jumlah makanan yang tepat untuk kura-kura Brazil. Bayi kura-kura atau kura-kura di bawah umur satu tahun harus diberikan pelet setiap hari. Tawarkan juga sayuran setiap hari - meski mereka pada awalnya menolak. Anda mungkin harus mencoba berbagai variasi sayuran untuk melihat jenis sayuran apa yang disukai kura-kura Brazil anda. Kura-kura Brazil yang berusia lebih dari satu tahun harus diberikan pelet setiap hari atau dua hari sekali.



Ada berbagai gagasan tentang jumlah pelet yang harus anda berikan pada kura-kura Anda. Kura-kura muda harus mendapatkan lebih banyak protein dalam diet mereka - kira-kira 50% dari keseluruhan diet. Setiap butir pelet dapat berisi lebih dari 40% protein (biasanya Reptomin). Cobalah sekali-kali menambahkan laron (rayap terbang), ikan Guppy, atau cacing tanah untuk melengkapi diet mereka. Untuk kura-kura Brazil yang lebih tua, pelet harus memiliki porsi 10-25% dari kebutuhan diet.


Catatan Wrote:Pelet komersial harus tetap menjadi makanan pokok kura-kura Anda. Pelet ini diformulasikan secara khusus, namun anda tetap tidak boleh menjadikan satu-satunya makanan yang Anda tawarkan untuk kura-kura anda. Kandungan protein yang tinggi dalam pelet membuat anda harus memberikan pelet dalam jumlah yang lebih kecil. Seringkali terjadi saran penyajian dalam sebuah label produk pelet komersial berbeda dengan yang sebenarnya dibutuhkan kura-kura Brazil anda. Perhatikan dengan seksama porsi pelet untuk kura-kura Brazil untuk memastikan kura-kura Brazil Anda menerima makanan yang seimbang dan tidak makan terlalu banyak.


Sebagian besar kura-kura Brazil sehat yang agresif selalu meminta-minta makanan dan banyak pemelihara yang tak tega kemudian memberikannya makanan yang berlebih (overfeeding). Jumlah protein yang berlebihan menyebabkan pertumbuhan yang sangat cepat, kematangan seksual terlalu dini, pyramiding (bentuk karapas yang menguncup), dan bahkan kegagalan fungsi organ dalam. Beberapa pemelihara memberikan makanan kepada kura-kura Brazil setiap dua hari sekali namun saya memberikan mereka makanan sehari dua kali dengan porsi yang sangat sedikit.


Info Penting Wrote:Beberapa pelet komersial tidak mencantumkan bahan penyusun pelet jadi berhati-hatilah! Apabila tercantum, pastikan pelet memiliki kandungan zat-zat berikut:
  1. Crude Protein (Min.) 40%
  2. Crude Fat (Min.) 10%
  3. Phosphorus (Min.) 1.3%
  4. Calcium (Min.) 2.0%
  5. Moisture (Min.) 10%


  • Suplemen dan Vitamin
Meskipun memberi makanan sesuai aturan sudah cukup untuk membuat kura-kura anda sehat, anda juga membutuhkan tambahan suplemen dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh kura-kura agar tak mudah sakit. Apabila anda berniat menggunakan suplemen dan vitamin, gunakan dengan hati-hati. Periksa apa saja yang terkandung dalam suplemen dan pastikan kandungan fosfor sangat rendah.



Kalsium adalah hak yang paling sering direkomendasikan sebagai suplemen untuk menambah diet kura-kura. Setiap kura-kura membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan cangkang. Jumlah kalsium yang diperlukan dalam makanan harus lebih besar daripada fosfor yang biasanya diberi lambang Ca : P (kalsium banding fosfor) adalah 1,5:1 atau 2,5:1. Betina yang sedang bertelur, kura-kura muda, dan kura-kura yang cedera pada tempurungnya harus mendapat tambahan kalsium. Namun harus dicatat bahwa jumlah kalsium yang berlebihan dapat berbahaya. Ginjal menjaga kadar kalsium dalam tubuh dan membuangnya jika berlebih.

[Image: img1495uk.jpg]
Tulang sotong yang dapat diperoleh dengan harga Rp 500,- saja


Meskipun memberi makanan sesuai aturan sudah cukup untuk membuat kura-kura anda sehat, anda juga membutuhkan tambahan suplemen dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh kura-kura agar tak mudah sakit. Apabila anda berniat menggunakan suplemen dan vitamin, gunakan dengan hati-hati. Periksa apa saja yang terkandung dalam suplemen dan pastikan kandungan fosfor sangat rendah.



Kalsium adalah hak yang paling sering direkomendasikan sebagai suplemen untuk menambah diet kura-kura. Setiap kura-kura membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan cangkang. Jumlah kalsium yang diperlukan dalam makanan harus lebih besar daripada fosfor yang biasanya diberi lambang Ca : P (kalsium banding fosfor) adalah 1,5:1 atau 2,5:1. Betina yang sedang bertelur, kura-kura muda, dan kura-kura yang cedera pada tempurungnya harus mendapat tambahan kalsium. Namun harus dicatat bahwa jumlah kalsium yang berlebihan dapat berbahaya. Ginjal menjaga kadar kalsium dalam tubuh dan membuangnya jika berlebih.


Berikut adalah beberapa saran untuk tambahan suplemen kalsium dan vitamin:
  • Tulang sotong/tulang cumi-cumi (ikan nus), ini merupakan pilihan paling baik untuk para pencinta kura-kura Brazil. Harganya sangat murah dan mudah di dapat di pasar hewan/pasar burung karena juga digunakan untuk burung berkicau. Buang bagian belakangnya yang keras dan berikan pada kura-kura anda sepotong kecil tulang sotong.
  • Rep-Cal Calcium - Sejenis bubuk bebas fosfor untuk bahan pembuatan pelet. Tidak mengandung suplemen vitamin D3 sehingga anda harus sering menjemur kura-kura Brazil di bawah sinar matahari atau lampu UVB.
  • Rep-Cal Calsium dengan Vitamin D3 - Sama seperti Rep-Cal Calsium namun mengandung banyak vitamin D3. Jangan gunakan jika kura-kura Brazil anda telah mendapat cukup sinar matahari atau sinar UVB.
  • Rep-Cal Herptivite Multivitamin (vitamin A, Asam Amino) - Suplemen beta-karoten yang memungkinkan kura-kura anda secara alami mengubah suplemen menjadi Vitamin A.
  • Tetra Fauna ReptoCal (kalsium, Vitamin D3) - Suplemen vitamin D3 dan kalsium bubuk yang sedikit mengandung fosfor. Jangan digunakan apabila anda memelihara kura-kura Brazil di luar ruangan.
  • Zoo Med's Reptivite Reptil Vitamin (Kalsium, Asam Amino) - Salah satu jenis suplemen bubuk yang mengandung kalsium dan fosfor dengan rasio 2:1.
  • Minyak hati ikan Cod (Vitamin A) - Sebuah suplemen berbentuk kapsul berisi gel lembut yang dapat ditemukan di supermarket, apotek dan toko makanan kesehatan. Minyak ini memiliki kandungan Vitamin A yang cukup tinggi. Hal ini dibutuhkan agar kura-kura anda memiliki mata yang sehat.

  • Sayuran dan Buah-buahan

Sayuran harus selalu diberikan, tidak peduli apakah kura-kura Brazil Anda menunjukkan minat mereka. Kombinasi sayuran yang tepat dapat memberikan keseimbangan antara kalsium dengan vitamin A dan K. Tanaman air juga bermanfaat, selain bisa menjadi peneduh pada aquarium/kolam juga bisa berfungsi sebagai suplai makanan. Terutama kura-kura Brazil yang lebih tua harus mengkonsumsi lebih banyak sayuran atau tanaman air. Kurangnya sayur-sayuran dapat juga menyebabkan kekurangan vitamin K. Kekurangan vitamin K dapat mengganggu kerja bakteri di usus yang kemudian ditandai dengan mulut berdarah.

Quote:Selalu gunakan sayuran segar sebagai makanan kura-kura Brazil anda. Kami sama sekali tidak merekomendasikan penggunaan sayuran beku maupun sayuran kalengan/asinan. Untuk kura-kura muda ataupun bayi kura-kura, cacah/potong kecil-kecil sayuran dan buah untuk mempermudah ditelan.

Berikut adalah beberapa jenis sayuran/tanaman yang bisa digunakan sebagai variasi makanan kura-kura Brazil anda:
  1. Wortel
  2. Kacang polong
  3. Labu
  4. Daun selada
  5. Ubi jalar
  6. Mentimun
  7. Tomat


Perhatian! Ada beberapa jenis sayuran yang tidak boleh anda berikan kepada kura-kura anda karena hanya memberikan sedikit nutrisi maupun kandungan fosfor yang terlalu tinggi sehingga berbahaya bagi kesehatan, misalnya:
  • Buah Bit hijau
  • Brokoli
  • Kubis
  • Seledri
  • Jamur
  • Parsley
  • Bayam
  • Kacang tanah

Tanaman air yang boleh anda sandingkan di aquarium/kolam kura-kura Brazil anda antar lain:
  1. Amazon Swords
  2. Anacharis
  3. Duckweed
  4. Frogbit
  5. Hornwort
  6. Nasturtium
  7. Pondweed
  8. Water Fern
  9. Water Hyacinth
  10. Water Lettuce
  11. Water Lily
  12. Water Milfoil
  13. Water Starwort


Sebenarnya kura-kura Brazil tidak membutuhkan buah-buahan dalam jumlah banyak sebagai tambahan asupan nutrisi. Jadi berikanlah jarang-jarang dan dalam porsi kecil. Jangan gunakan buah-buahan beku/buah-buahan dalam kaleng, selalu gunakan buah-buahan segar yang telah dibuang kulit dan bijinya. Berikut buah-buahan yang bisa anda berikan:
  1. Melon
  2. Mangga
  3. Pepaya
  4. Buah pir
  5. Apel
  6. Pisang
  7. Blueberry
  8. Anggur
  9. Cherry
  10. Strawberry
  11. Semangka







Sumber :

Kura-kura (Bagian 1 - Pengenalan)

Klasifikasi Biologi Wrote:Kingdom - Animalia
Filum - Chordata
Sub-filum - Vertebrata
Kelas - Reptilia
Sub-kelas - Anapsida
Order - Testudines
Family - Emydidae
Genus - Trachemys (ada juga yang menyebut Chrysemys - sama saja)
Spesies - T. scripta
Sub-spesies - elegans
Nama Trinomial - Trachemys scripta elegans


Kura-kura Brazil (Red Ear Slider (RES)/Si Telinga Merah) adalah jenis kura-kura semi-aquatic (terrapin) dan salah satu jenis reptil yang mudah ditemukan di seluruh penjuru dunia sebagai hewan peliharaan. Kura-kura Brazil tergolong dalam jenis binatang eksotis yang memiliki corak tubuh menawan. Sayangnya tingkat kematian kura-kura Brazil tergolong tinggi karena seringkali dipelihara dalam media pemeliharaan yang tidak memadai, minimnya perawatan, dan pemelihara yang tidak bertanggung jawab.

Kura-kura ini merupakan hewan asli di daerah tenggara Amerika Serikat. Mereka dibawa oleh orang yang membelinya sebagai hewan peliharaan yang kemudian dilepaskan ke alam bebas ketika mereka telah memutuskan untuk tidak mau memeliharanya lagi. Dan ini menyebabkan masalah besar. Seperti yang terjadi di Eropa selatan, kura-kura ini berlomba untuk hidup dengan kura-kura asli Eropa yang akibatnya kura-kura asli Eropa terancam punah.

Ukuran tubuh dapat mencapai 30 cm. Di alam bebas, kura-kura ini dapat hidup sampai umur 20 tahun, dan beberapa jenis telah dilaporkan bisa hidup hingga umur 40 tahun. Kura-kura Brazil muda akan memangsa hewan-hewan kecil seperti ikan, siput, dan serangga yang secara bertahap akan mulai menyukai jenis-jenis tanaman. Reptil ini merupakan perenang cepat yang cukup baik. Kura-kura Brazil cenderung berada tak jauh dari sumber air meskipun sang betina akan membuat sarangnya di tanah yang kering dan hangat.

Apabila anda hendak memelihara kura-kura Brazil (RES), pastikan anda mengajukan pertanyaan di bawah ini kepada penjualnya:

  • Apakah mereka memiliki pengalaman dalam merawat kura-kura Brazil? Berapa lama?
  • Apa latar belakang pendidikan penjual?
  • Apakah ada fasilitas dokter hewan di toko?
  • Apakah mereka anggota Asosiasi Dokter Hewan?
  • Apakah mereka anggota komunitas pencinta binatang?
  • Apa penjual merawat kura-kura Brazil yang ditawarkan sendirian?
  • Apa yang mereka anggap penting untuk dibeli setelah anda membeli kura-kura?
  • Apa yang mereka katakan tentang makanan kura-kura Brazil?
  • Adakah biaya tambahan untuk pemeriksaan kesehatan binatang?
  • Apakah ada diskon untuk setiap pembelian?

Kemudian perhatikan bagaimana profil penjual kura-kura tersebut:
  1. Apakah fasilitas yang ada bersih dan profesional?
  2. Apakah penjualnya ramah dan berpengetahuan memadai?
  3. Jam berapa mereka membuka toko?
  4. Apakah lokasi toko mudah diakses?
  5. Apakah pertanyaan-pertanyaan Anda dijawab?
  6. Apakah mereka bertanya tentang aquarium/kolam kura-kura Anda?
  7. Jika memungkinkan, amati bagaimana mereka menangani kura-kura.


Pertanyaan-pertanyaan di atas sangat penting untuk menentukan apakah para penjual kura-kua Brazil memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup dalam menangani kura-kura Brazil.

Jumat, 02 Maret 2012

Karya Dari Koran

     Udah lama banget ya aku gak posting ini blog. Sibuk banget di SMA, tugas dimana mana. Kamar juga jadi berantakan gara-gara buku. NAH ! Karena sekarang nih aku lagi libur 'belajar di rumah' selama 3 hari karena kelas 12nya PRA UN II, ada waktu buat posting di blog. Aku mau posting tentang karya yang dibuat dari koran. Aku terinspirasi mau posting ini dari guru biologi kelas X yang ngasih tugas PLH. Mau tau gak cara bikinnya ? Ya sekalian nambah nambah kreatifitas gitu.
     Atau bisa buat dipajang di rumah. Daripada harus beli, kan mahal tuh mendingan juga bikin sendiri di rumah. Kegiatan bermanfaat nih daripada smsan, main keluyuran gak jelas, nongkrong. Yaudah langsung aja yaaa !!


Bahan dan alat :
  1. Triplek 120x80 (sesuai kebutuhan)
  2. Koran
  3. Lem
  4. Cat
  5. Bingkai

Caranya nih : 

     1. Buat pola dasar gambar pada triplek. Misalnya akan dibuat gambar pemandangan ataupun yang lainnya. Tips : garet-garetkan pakai paku agar koran lebih mudah menempel pada triplek
 


     2.  Hancurkan koran sampai lembut atau bisa dengan cara ditumbuk. Usahakan secara manual jangan memakai  blender karena akan merusak blender. Tapi kalau maksa, tanggung sendiri blendernya :D






     3. Setelah lembut, koran dicampurkan/diaduk dengan lem
     4. Setelah koran lengket, tempelkan dengan hati hati ke pola yang telah dibuat sebelumnya. Tips : agar lebih merekat, di pola dasar juga diberi lem






     5.  Jika sudah kering bisa dilanjutkan kembali dengan cara di cat. Beri cat sesuai dengan gambar yang telah dibuat






     6. Setelah di cat bisa dipasang bingkai/pigura agar terlihat lebih indah. Dan hasil contohnya seperti ini :







Gimana ? Tertarik untuk buatnya ? Silahkan dicoba.
Kalau buatnya dengan sungguh-sungguh dan dengan kreatifitas setinggi mungkin, aku yakin pasti hasilnya akan jauh lebih bagus daripada yang di atas.




SELAMAT MENCOBA